FREKUENSI GELOMBANG OTAK KETIKA AYAT KURSI DI BACAKAN

Pengaruh ayat kursi pada frekuensi otak
Frekuensi Gelombang Otak Ketika Ayat Kursi Di Bacakan - Ayat Kursi adalah ayat yang sudah tidak asing lagi di kalangan kita, ayat ini begitu populer sekali karena memiliki keutamaan yang luar biasa baik dari segi khasiat dan keistimewaannya. Berikut cuplikan arti Ayat Kursi :

"Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya, Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (Q.s. Al-Baqarah:255)

Frekuensi Gelombang Otak Ketika Ayat Kursi Di Bacakan

Riset selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa gelombang otak tidak hanya menunjukkan kondisi pikiran dan tubuh seseorang, tetapi dapat juga distimulasi untuk mengubah kondisi mental seseorang. Binaural beats pertama kali ditemukan pada tahun 1839 oleh ilmuwan Jerman yang bernama H.W. Dove.
Kemampuan manusia untuk “mendengar” binaural beats merupakan dampak dari evolusi adaptasi. Banyak spesies yang berevolusi, mampu untuk mendeteksi binaural beats karena struktur otak mereka. Pada manusia, binaural beats dapat dideteksi ketika frekuensi gelombang karier/pembawa berada dibawah 1000 Hz. Mengapa demikian: panjang gelombang dibawah 1000Hz lebih panjang daripada diameter tengkorak manusia. Oleh karena itu, panjang gelombang ini meliputi sekeliling tengkorak dan akibatnya dapat didengarkan oleh kedua telinga.

Respon elektrik ini bergerak ke seluruh bagian otak dan menjadi apa yang seseorang lihat dan dengar. Ketika otak mendapatkan stimulus yang berulang-ulang dan terus menerus, seperti nada ketukan atau kilauan cahaya, otak merespon dengan mensinkronisasi atau entraining siklus listriknya terhadap nada eksternal tersebut.

Al Baqarah ayat 255 : 806.15+7.30/1.61

Frekuensi gelombang otak ketika mendengarkan ayat kursi

Analisa frekuensi :
  • Panjang gelombang ( amplitude ) = 805.15
  • Binaural Beat ( Gelombang Otak ) = 7,30
Binaural Beat ( Gelombang Otak ) = 7,30 memberikan efek :
Kondisi tertidur, Gambaran pada pikiran terasa lebih nyata, Pengalaman Spiritual/Transformasi, Perubahan Perilaku & Sikap dan Peningkatan Kreativitas (M. Hutchison). Menenangkan diri. Menghilangkan perasaan tertekan, stress daan marah (D. Siever). Lucid Dreaming (D. Siever), Pengurangan Kegelisahan (Le Scouarnec). Penguatan Sistem Kekebalan (GJ Schummer, Ph.D., M. Crane, L. Wong, C. Aquirre).
Resonansi Schumann, atau frekuensi yang mana gelombang elektro-magnetik berjalan mengitari ionosfer bumi. Ini mungkin adalah frekuensi dikenal paling berguna. PET scan menunjukkan bahwa aliran darah otak di bagian belakang otak terjadi pada frekuensi ini (P. Fox, M. Raichle).

Studi dari meditasi yang paling maju telah berulang kali menunjukkan frekwensi 7,8 Hz menjadi frekuensi yang signifikan (M. Cade). Hal ini juga dikenal sebagai situasi Hypnagogic. Pengalaman spiritual lainnya telah dilaporkan menggunakan frekuensi ini dari pada yang lain. Frekuensi harmonis ini juga tampaknya memiliki beberapa efek yang sama.

Bahagia Dengan Saling Berbagi, Bersyukur Dan Menerima Dengan Ikhlas Qodha Dan Qodar-Nya, Sabar Menjalani Proses Dalam Hidup Dan Pasrah Pada Kehendak-Nya

Artikel Terkait

Previous
Next Post »