Hikmah Kesunatan Do'a Iftitah

Ketika melaksanakan ibadah shalat kita mengawali/membuka dengan Takbiratul Ihram sambil mengangkat kedua tangan lalu bersedekap meletakkan tangan di bawah dada dan di atas pusat kemudian kita membaca Do'a Iftitah sebagai statemen/pernyataan bahwa kita benar-benar menyengaja melaksanakan shalat dengan kesadaran penuh, mengakui bahwa shalat, ibadah, hidup dan mati kita hanya milik Allah untuk Allah, demi Allah dan karena Allah.

Do'a Iftitah itu merupakan ketetapan dari Rasulullah SAW. di awal rakaat pertamanya shalat, Doa iftitah adalah ungkapan tsana' dan pujian kepada Allah dengan keindahan pujian-pujian-Nya, pengakuan diri hamba akan kelengahan dan penganiayaan dirinya, permohonan ampunan dan permintaan petunjuk berbagai akhlak yang terbaik serta mohon perlindungan kepada Allah agar dijauhkan dari sifat sayyiah, budi perangai yang buruk.(Ibanatul Ahkam, juz-1 hal. 383)

Sahabat Ibnu Umar RA. berkata : pada suatu waktu kami shalat bersama Nabi tiba-tiba ada seseorang dari kelompok kaum berkata : "Allahu Akbar kabiiron wal hamdu lillahi katsiran wasubhanallahi bukratan wa ashilan" lantas Rasulullah SAW bertanya :
siapa yang mengucapkan kalimat tadi?
Orang yg mengucapkan kalimat tadi menjawab: saya yang mengatakannya wahai Rasulullah.
lalu Nabi bersabda : saya heran terhadap kalimat itu, karena telah dapat membuka pintu-pintu langit.
Ibnu Umar berkata : mulai mendengar pernyataan Rasulullah tentang kalimat doa iftitah. Aku tidak pernah meninggalkan kalimat tersebut.

Bahagia Dengan Saling Berbagi, Bersyukur Dan Menerima Dengan Ikhlas Qodha Dan Qodar-Nya, Sabar Menjalani Proses Dalam Hidup Dan Pasrah Pada Kehendak-Nya

Artikel Terkait

Previous
Next Post »